"Ini adalah PR (Pekerjaan Rumah) yang tidak mudah untuk kita bisa mengatasinya, saya berharap kalau bisa di bawah 1%," ungkap CT di kantornya, Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (1/7/2014)
Jelang Lebaran, menteri yang disapa CT ini mengatakan harga pangan selalu mengalami kenaikan sebagai faktor musiman. Kondisi tersebut akan menggerus daya beli masyarakat. Begitupun juga dengan tahun ajaran baru sekolah.
"Hari Raya Idul Fitri, selalu saja inflasi meningkat sangat luar biasa. Kemudian, masuk sekolah, tahun ajaran baru ini mendorong inflasi yang luar biasa," ujarnya
Sehingga untuk menekan inflasi di bulan rawan tersebut yaitu memastikan pasokan barang dapat tercukupi dan harga dapat tetap stabil.
"Ya semua, stabilitas harga pangan kalau pendidikan kan nggak bisa dihindari, itu kan tahun ajaran baru pasti ada, yang kita jaga harga saja ini yang jadi PR," sebut CT.
Terkait dengan inflasi Juni 2014, CT merasa sudah sesuai dengan harapan. Bahwa harga-harga barang sudah dapat terkendali.
"Dengan inflasi 0,43% ini kan menunjukkan bahwa harga-harga di bulan Juni ini terkendali. Kenapa? karena mulai 2010 inflasi selalu di bulan Juni jauh lebih tinggi. Jadi ini adalah hal yang baik yang positif," katanya.
(mkl/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Anda sedang membaca artikel tentang
CT Targetkan Inflasi Juli di Bawah 1%
Dengan url
http://personalproblemsother.blogspot.com/2014/07/ct-targetkan-inflasi-juli-di-bawah-1.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
CT Targetkan Inflasi Juli di Bawah 1%
namun jangan lupa untuk meletakkan link
CT Targetkan Inflasi Juli di Bawah 1%
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar