Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Presiden SBY Ajukan Banding Putusan PTUN Soal Patrialis Minggu Lalu

Written By empapat on Rabu, 15 Januari 2014 | 00.24




Rabu, 15/01/2014 00:12 WIB





Danu Damarjati - detikNews





Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menyatakan Presiden SBY telah mengajukan banding terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait pembatalan Keppres pengangkatan Patrialis Akbar sebagai hakim MK.

"Banding, banding. Minggu lalu, sudah (diajukan)," kata Amir Syamsuddin usai acara Partai Demokrat di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2014) malam.

Amir menyatakan pengajuan banding dari SBY dilakukan pada saat yang tepat. Upaya hukum itu memang tidak boleh melewati batas waktu dua minggu setelah putusan PTUN diketok.

"Itu kan menyatakan banding dalam jangka waktu yang ditentukan oleh Undang-undang, itu kan dua minggu. Sebelumnya itu (banding bisa diajukan)," tutur Amir.

SBY menempuh upaya banding lantaran merasa Keppres yang dia keluarkan sudah tepat. "Itu saja (alasannya)," ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan PTUN mengabulkan gugatan koalisi LSM soal aturan pengangkatan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi. Dengan demikian, Keputusan Presiden soal status Patrialis dibatalkan.

Putusan dibacakan oleh hakim ketua Teguh Satya Bhakti dengan anggota Elizabeh I.E.H.L Tobing dan I Nyoman Harnanta di PTUN, Jl Penggilingan, Jaktim, Senin (23/12/2013). Seluruh gugatan yang diajukan koalisi LSM dikabulkan.

"Menyatakan batal keputusan presiden RI no 87/T/2013 tanggal 22 juli 2013," kata hakim Teguh.


(dnu/ahy)





Sponsored Link




00.24 | 0 komentar | Read More

Demi Duit Bakrie, Path Rela Ditinggal Jutaan Pengguna?

Jakarta - Sejak Path resmi menerima Bakrie Global Group sebagai investornya, kabar ini langsung mendapat gelombang respons besar dari masyarakat pengguna di Indonesia, khususnya yang memang pengguna social media itu.

Respons yang diterima beragam. Ada yang memuji, namun banyak juga yang bernada negatif. Banyak yang tak terima, Path menjadi bagian dari bisnis Bakrie. Kekecewaan itu ikut dilampiaskan melalui meme terkait investasi USD 25 juta atau Rp 304 miliar ini.

Dari kicauan bernada kekecewaan yang berseliweran di jejaring sosial, ada banyak pula yang mengancam untuk menutup akun Path mereka. Dan nyatanya, ancaman itu bukan gertak sambal belaka.

Putri, salah satu mantan pengguna Path yang kecewa, tanpa ragu-ragu menghapus akunnya yang sudah berusia setahun lebih. "Ini bukti empati saya terhadap korban Lumpur Lapindo dan Bakrie Life," lirihnya pada detikINET, Selasa (14/1/2014).

Di Twitter, kecaman terhadap Path yang menerima modal dari Bakrie juga ramai digelontorkan. Berikut adalah beberapa tanggapan miring di antaranya:

"And then many Indonesian delete their Path account because they hate Bakrie," ujar pengguna dengan akun @dprayudi. "I hate you @path for accepting money from Bakrie," komentar akun @alderina tak kalah pedas.

Path memang cukup populer di Indonesia. Tercatat ada 23 juta pengguna di seluruh dunia dimana 4 juta di antaranya berasal dari Indonesia. Meskipun dari porsi jumlah pengguna global, Indonesia cuma 17,4%, namun dari sisi trafik, Indonesia merupakan yang tertinggi, 30% dari trafik global.Next



(rou/rns)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.05 | 0 komentar | Read More

Resolusi Cinta Galih Montana

Written By empapat on Rabu, 08 Januari 2014 | 00.30










00.30 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.

00.29 | 0 komentar | Read More

Wamenkeu: Pertamina Bisa Tutup Bisnis Elpiji 12 Kg, Tapi Nggak Mungkin

Jakarta -Karena selama ini rugi menjual elpiji 12 kg, PT Pertamina (Persero) harusnya bisa menghentikan bisnis itu. Tapi bisakah Pertamina menghentikan penjualan elpiji 12 kg ini?

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan itu bisa jadi pilihan Pertamina. Apalagi ketika perusahaan seakan terjepit dalam kebijakannya. Belum lagi, elpiji 12 kg tidak disubsidi oleh pemerintah.

"Bisa ditutup (bisnis). Itu yang berat untuk Pertamina, nggak mungkin kan disetop. Karena nggak ada yang produksi elpiji 12 kg," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Selasa (7/1/2014).

Bila Pertamina menghentikan penjualan elpiji 12 kg, maka yang akan terbebani adalah APBN. Sebab, masyarakat akan beralih ke elpiji 3 kg yang harganya disubsidi. Tahun 2013, realisasi anggarannya mencapai Rp 40 triliun, naik dari pagu anggarannya Rp 30 triliun.

"Kalau nggak, harus 3 kg dengan subsidi. Nggak bisa. Nanti subsidinya naik," sebutnya.

Pilihan lain untuk Pertamina adalah dengan melakukan subsidi silang dari bisnis lain. Akan tetapi, dalam sebuah perusahaan, ini tidak bisa terjadi selama bertahun-tahun.

"Misalnya pengusaha produksi 6 barang, 5 untung 1 rugi. Kemungkinan lainnya bisa subsidi silang yang untuk tutup yang rugi," paparnya.


(mkl/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.26 | 0 komentar | Read More

Amankan Pemilu, Polda Metro Jaya Ajukan Anggaran Rp 203 M




Selasa, 07/01/2014 23:53 WIB





Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews





Jakarta - Menjelang Pemilu, Polda Metro Jaya mempersiapkan operasi pengamanan Pemilu dengan sandi 'Operasi Mantap Brata'. Untuk operasi ini, Polda Metro Jaya mengajukan anggaran sebesar Rp 203.586.709.685.

"Jadi anggaran tersebut diperuntukan untuk seluruh prosedur keamanan Pemilu 2014 di wilayah DKI Jakarta," ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sudjarno di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014).

Polda Metro telah memperkirakan adanya ancaman teror yang akan muncul menjelang Pemilu. Jakarta merupakan ibukota RI di mana pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dilakukan.

"Tentunya kita juga akan bekerja sama dengan teman-teman TNI. Untuk kekuatan personel kami sendiri sekarang ada 18 ribu sekian untuk pengamanan. Oleh karena itu memerlukan logistik yang memadai," imbuhnya.

Namun Polda Metro Jaya belum mendapat kepastian kapan dana tersebut dapat dicairkan. Untuk saat ini Polda telah menyiapkan posko pengamanan Pemilu.


(bpn/rmd)





Sponsored Link




00.24 | 0 komentar | Read More

Sutradara Transformers Walk Out dari Panggung Mewah Samsung

Las Vegas - Michael Bay yang dikenal sebagai sutradara sekaligus produser film Transformers, tiba-tiba turun dari megahnya panggung Samsung. Padahal ia hendak menyampaikan pendapatnya mengenai TV melengkung yang baru saja dipamerkan.

Samsung percaya bahwa TV dengan layar melengkung bisa menampilkan gambar dengan baik saat dipakai menonton film. Agar lebih meyakinkan, mereka pun meminta pembuat film Transformers itu mengemukakan pendapatnya.

Awalnya secara lantang ia berbicara mengenai membuat dunia di film Transformers, tapi jelas terlihat bahwa pria jangkung ini membaca skrip yang tertera pada sebuah layar.

Sesaat kemudian suara keras Michael terhenti, ia mengaku tak bisa melihat jelas tulisan yang tertera pada layar kaca. Ia tetap berusaha membaca, tapi sepertinya tak sanggup lagi untuk berbicara.

"I'm sorry," singkat Michael sembari meninggalkan panggung besar Samsung. Langsung saja para awak media, termasuk detikINET, yang menyaksikan secara langsung dibuat terkejut.

Melalui blog pribadinya Michael mengaku merasa menyesal. Ia sadar bahwa aksinya itu hanya menimbulkan rasa malu dan mencoreng reputasinya.

"Saya sadar sudah mempermalukan diri sendiri. Padahal di situ saya ingin berbicara mengenai betapa kerennya Samsung Curved 105-inch UHD TV," tulis Michael.

Di akhir acara, Michael terlihat menjabat tangan salah satu pejabat Samsung. Entah apa yang mereka berdua bicarakan, mungkin saja Michael meminta maaf soal kelakuanya di atas panggung. Hmm.. ada-ada saja.
(eno/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.05 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger