Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pria Ini Bunuh Istri dan Anaknya, Lalu Tusuk Diri Sendiri dengan Tombak

Written By empapat on Rabu, 22 Januari 2014 | 00.24




Rabu, 22/01/2014 00:02 WIB





Chaidir Anwar Tanjung - detikNews


Halaman 1 dari 2





Pekanbaru - Sungguh biadab perbuatan Davit Hutabarat (53). Di usia senja, pria gaek ini tega membunuh istri dan anaknya sendiri. Motif pembunuhan ini belum diketahui.

Peristiwa pembunuhan sadis ini terjadi Selasa (21/1/2014) di Desa Balam Sempurna, Kecamatan Bagan Sinemba, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Korban adalah istrinya sendiri, Lina Silaen (50), dan anak laki-lakinya, Herbin Hutabarat (27). Keduanya dibunuh dengan senjata tajam.

"Beruntung menantunya, Julita Sianipar (25), hanya mengalami luka bagian lengan," kata Kapolres Rohil AKBP Tonny Hermawan kepada detikcom.

Dia menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB, Davit menghampiri Lina yang mencuci pakaian di sumur belakang rumah mereka. Lantas keduanya terlibat pertengkaran mulut. Davit emosi dan mengambil senjata tajam.

"Dalam pertengkaran mulut itu akhirnya suami menikam bagian dada istrinya dengan pisau," kata AKBP Tonny.

Saat terjadi penikaman itu, anaknya Herbin (27) tengah berada di belakang rumah dengan istrinya Julita. Mereka berdua saat itu tengah bekerja mengambil air nira kelapa untuk dijadikan tuak (minuman tradisonal yang memabukkan-red).

"Anaknya mencoba melerai orang tuanya. Namun tersangka malah emosi dan menikam bagian perut anaknya. Ibu dan anak itu tewas di tempat," kata AKBP Tonny.Next



(cha/trq)





Sponsored Link




00.24 | 0 komentar | Read More

SBY 'Sidak' Posko Banjir Telkomsel

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan kunjungan ke korban banjir di Karawang. Dalam kesempatan itu pula, SBY melakukan 'sidak' ke posko peduli banjir Telkomsel.

SBY dan Ibu Negara meninjau fasilitas Water Purifier di posko tersebut dan didampingi oleh VP Sales & Marketing Area Jabotabek Jabar Telkomsel Erwin Tanjung dan VP Network Operation Management Juanita Erawati, Selasa (21/1/2014).

Posko yang berlokasi yang berlokasi tepat di depan kantor Telkomsel Branch Karawang Telukjambe Timur, Karawang tersebut menyiapkan bantuan layanan telepon dan charger gratis untuk para pengungsi, korban banjir di Karawang.

"Telkomsel bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang juga menyediakan posko kesehatan dengan pemeriksaan dan obat gratis serta bantuan dapur umum untuk logistik para korban banjir," kata Vice President Sales & Marketing Area Jabotabek Jabar Telkomsel Erwin Tanjung.

Ia menambahkan, Telkomsel juga menyediakan ruang ASI, MCK, dan sejumlah penampungan untuk pengungsi korban banjir. Setiap harinya, para sukarelawan juga membagikan ribuan nasi bungkus dan air panas untuk konsumsi pengungsi.

"Di antara bantuan tersebut kami juga melengkapinya dengan truk yang dilengkapi dengan alat Water Purifier, yang mampu mensuplai air bersih dengan kapasitas 1000 liter/jam, karena kami menyadari bahwa air bersih merupakan salah satu elemen paling penting saat banjir ini," papar Erwin.

Infrastruktur Telkomsel di Karawang sendiri diklaim berjalan normal tanpa kerusakan berarti. Hal ini berkat tindakan preventif telah dilakukan pada site-site yang rentan terkena banjir serta mobilisasi 12 unit genset portable dan mobile untuk Base Transceiver Station (BTS) yang kehilangan pasokan listrik.

Di samping itu perahu karet, pelampung dan mesin pompa air juga disediakan untuk masyarakat yang membutuhkan evakuasi.

Seperti diketahui bersama puluhan ribu rumah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat masih terendam banjir dengan ketinggian rata-rata mencapai dua meter. Banjir yang terjadi sejak Sabtu (18/1/2014) itu terjadi akibat meluapnya sungai Citarum, Cimalaya, dan Cibeet yang melanda 25 kecamatan di Kabupaten Karawang.

(ash/rns)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.05 | 0 komentar | Read More

Pemakaman Ayah Leeteuk Ramai Dihadiri Seleb Korea  

Written By empapat on Rabu, 15 Januari 2014 | 00.30










00.30 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.

00.29 | 0 komentar | Read More

Orang-orang Kaya di China Antre Berwisata ke Luar Angkasa

Beijing -Berwisata keliling dunia sudah jadi hal biasa bagi orang-orang kaya, bagaimana dengan wisata ke luar angkasa?

Perjalanan wisata ke luar angkasa ditawarkan oleh biro wisata asal Belanda yakni Space Expedition Corporation (SXC) yang menggandeng biro wisata lokal asal China yaitu Dexo Travel.

Meski baru dibuka pedaftarannya pada 27 Desember 2013 lalu, setidaknya ada 100 orang kaya asal China yang berminat berwisata ke luar angkasa.

Chief Executive Officer (CEO) Dexo Travel Zhang Yong menuturkan perjalanan pertama ke luar angkasa direncanakan pada akhir 2014, menggunakan pesawat luar angkasa Lynx Mark I hingga ketinggian 60 Km. Selanjutnya perjalanan ke-2 menggunakan Lynx Mark II akan dimulai pada tahun 2015 hingga ketinggian 103 Km.

Dari 100 pendaftar tersebut, Zhang mengatakan sudah ada 2 pengusaha kaya asal China yang telah secara resmi membeli tiket untuk perjalanan tahun 2015.

"Uang bukan persoalan berarti bagi orang kaya asal China," kata Zhang kepada China Daily seperti dikutip detikFinance Selasa (14/1/2014).

Sementara itu, Chief Executive SXC Asia, Alex Tang menuturkan pihaknya bakal fokus membidik orang-orang kaya asal Asia khususnya di China karena tingginya minat terhadap ruang angkasa.Next



(feb/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.26 | 0 komentar | Read More

Presiden SBY Ajukan Banding Putusan PTUN Soal Patrialis Minggu Lalu




Rabu, 15/01/2014 00:12 WIB





Danu Damarjati - detikNews





Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menyatakan Presiden SBY telah mengajukan banding terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait pembatalan Keppres pengangkatan Patrialis Akbar sebagai hakim MK.

"Banding, banding. Minggu lalu, sudah (diajukan)," kata Amir Syamsuddin usai acara Partai Demokrat di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2014) malam.

Amir menyatakan pengajuan banding dari SBY dilakukan pada saat yang tepat. Upaya hukum itu memang tidak boleh melewati batas waktu dua minggu setelah putusan PTUN diketok.

"Itu kan menyatakan banding dalam jangka waktu yang ditentukan oleh Undang-undang, itu kan dua minggu. Sebelumnya itu (banding bisa diajukan)," tutur Amir.

SBY menempuh upaya banding lantaran merasa Keppres yang dia keluarkan sudah tepat. "Itu saja (alasannya)," ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan PTUN mengabulkan gugatan koalisi LSM soal aturan pengangkatan Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi. Dengan demikian, Keputusan Presiden soal status Patrialis dibatalkan.

Putusan dibacakan oleh hakim ketua Teguh Satya Bhakti dengan anggota Elizabeh I.E.H.L Tobing dan I Nyoman Harnanta di PTUN, Jl Penggilingan, Jaktim, Senin (23/12/2013). Seluruh gugatan yang diajukan koalisi LSM dikabulkan.

"Menyatakan batal keputusan presiden RI no 87/T/2013 tanggal 22 juli 2013," kata hakim Teguh.


(dnu/ahy)





Sponsored Link




00.24 | 0 komentar | Read More

Demi Duit Bakrie, Path Rela Ditinggal Jutaan Pengguna?

Jakarta - Sejak Path resmi menerima Bakrie Global Group sebagai investornya, kabar ini langsung mendapat gelombang respons besar dari masyarakat pengguna di Indonesia, khususnya yang memang pengguna social media itu.

Respons yang diterima beragam. Ada yang memuji, namun banyak juga yang bernada negatif. Banyak yang tak terima, Path menjadi bagian dari bisnis Bakrie. Kekecewaan itu ikut dilampiaskan melalui meme terkait investasi USD 25 juta atau Rp 304 miliar ini.

Dari kicauan bernada kekecewaan yang berseliweran di jejaring sosial, ada banyak pula yang mengancam untuk menutup akun Path mereka. Dan nyatanya, ancaman itu bukan gertak sambal belaka.

Putri, salah satu mantan pengguna Path yang kecewa, tanpa ragu-ragu menghapus akunnya yang sudah berusia setahun lebih. "Ini bukti empati saya terhadap korban Lumpur Lapindo dan Bakrie Life," lirihnya pada detikINET, Selasa (14/1/2014).

Di Twitter, kecaman terhadap Path yang menerima modal dari Bakrie juga ramai digelontorkan. Berikut adalah beberapa tanggapan miring di antaranya:

"And then many Indonesian delete their Path account because they hate Bakrie," ujar pengguna dengan akun @dprayudi. "I hate you @path for accepting money from Bakrie," komentar akun @alderina tak kalah pedas.

Path memang cukup populer di Indonesia. Tercatat ada 23 juta pengguna di seluruh dunia dimana 4 juta di antaranya berasal dari Indonesia. Meskipun dari porsi jumlah pengguna global, Indonesia cuma 17,4%, namun dari sisi trafik, Indonesia merupakan yang tertinggi, 30% dari trafik global.Next



(rou/rns)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.05 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger