Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Untuk Tarif 4G, Telkomsel Tak Berani Jual Mahal

Written By empapat on Rabu, 17 Desember 2014 | 00.05

Jakarta - Telkomsel tak mau mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan Telia Mobile, operator seluler pertama di dunia yang mengkomersialkan jaringan 4G LTE dengan tarif premium. Itu sebabnya, Telkomsel tak berani jual mahal.

Diceritakan oleh Senior Vice President LTE Project, Hendri Mulya Syam, 4G LTE yang diselenggarakan oleh operator asal Swedia itu terbilang mandek dan lambat pertumbuhannya karena mematok tarif terlalu tinggi.

Telia pun akhirnya kehilangan momentumnya karena tak lama setelahnya, ada operator lain yang menyelenggarakan layanan serupa dengan tarif yang lebih murah. Setara dengan tarif untuk 3G.

"Dari study case di negara lain yang sudah menggelar 4G LTE, akhirnya yang bisa sukses ialah yang menawarkan tarif sama dengan harga akses 3G. Itu sebabnya kami melakukan hal yang sama," ujarnya di Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Karena tarif yang ditawarkan sama saja dengan 3G, Telkomsel yang memiliki 140 juta pelanggan dengan mayoritas 70% masih berkutat di jaringan 2G, ingin mendorong pelanggan 2G itu agar langsung loncat ke 4G.

Terlebih, di pertengahan tahun depan, handset 4G dengan harga di bawah Rp 1 jutaan diyakini sudah akan semakin banyak beredar di pasaran.

"Pelanggan saat ini lebih mudah berpindah ke 4G dibandingkan ke 3G saat awal-awal, karena user behaviour-nya sudah terbentuk," jelas Hendri.Next



(rou/ash)
00.05 | 0 komentar | Read More

Written By empapat on Rabu, 10 Desember 2014 | 00.30


]VȲ?Oч>uƒ%߆>&$j[nI 1Ogɓn63[{[]՗uuuοy.[ZElX%+_v8&I?x[$ ;۱͢:a oۃOnoZԡEx~0bo*kܵ#0E|B'l719Vee [վ|nNH-?ˎeǃ HB8~Ďsbߑ[oǜUIOY$*cpcCc> Bl6φA(\;l} 6_rbߧaIću5P(=vL";kٞ=N({,_]!6ٳ1V'[kj;a SqOiT}-:P~,ݶS_|Eԗ՗Kߎ+7?6~TL?}O> #v$'(DsҵFtpg=M~5L~"J!J8+qQ(P]3n(ܭLLJFloÄokU}r}q׼i˷J?}ܽaZgiܸ}r{Ѵnkߎot; _Rmm06Zu ؏:؏kVc0^t<7E¤n[F,5fɦP27]”c(>f _3W5>Cz=3=LT ߘ"l-*܇=|Bm\4ܲ y|Fy? 34c_4 A}6dg+D8HfDBkvjQX1pjVa5!4'|pr}6&= l{AйuQQ!FQg*ZFlS{}վ{kB}m#rxpbk?Srh>#7=LBK$gL3B{|m =hU>rBsGrNekeT(Őp6"4k_o_Evt~~4:XbJ! !+-3U4%<9+>@eB7|,ߺ%eҌdQd2)2)ʤ5Ckzc~v[{ܰ<(|zb0m#gqznpk[DDhc@ՁKN8}s≘;,=\x?ǝI"l}AbzwE)C_3g O ;D,b$}6`g˯I1EF}5tHiKps~ٷynNA!g.Kti2a&S)r4<_gg/}1&N[,ue:\x;]uln?s+pg^ lDס#Oyߟ M Q,azmioh;1>87n},Fs`H 9 `6!ùf\XƏ[6,unk\D~(~ W/(0:eW([M,@λt-#.s.w O *쓒zzba Px,_c_gاީ8"+o</6૿4hA{nV/Z@vlp8!{H= ϢbE\$SLc)Z©dST5F]޶gծvAU<<Zçg҄,2bt#B, Ӝww*_FJCa܄#EgxÍ؁,{P"vDz9r®@ԇTxY1R`8;W!y`o1\gB wL0BVb$ $,?xt ^A}{$0+, zDL$JIfFfqxzdx>ysݯυ8'*P?k|N?<9KS%Qw"&.0ulh9s<\%nQ|\7xǯ(B`ہm'0*)fXT ],#"4Ur>^*Hf.=g2p|MABlk3b%Ɓ@ 8l&>Z4.]L镸γ}NiVKZс,&,c9Ed``y$*,IY4DQ/EnԛfI,?~nzZ]+1ŗѮ59)ܕosg:ak/}Fɦ,Da7kg*\8WJ


]VȲ?Oч>uƒ%߆>&$j[nI 1Ogɓn63[{[]՗uuuοy.[ZElX%+_v8&I?x[$ ;۱͢:a oۃOnoZԡEx~0bo*kܵ#0E|B'l719Vee [վ|nNH-?ˎeǃ HB8~Ďsbߑ[oǜUIOY$*cpcCc> Bl6φA(\;l} 6_rbߧaIću5P(=vL";kٞ=N({,_]!6ٳ1V'[kj;a SqOiT}-:P~,ݶS_|Eԗ՗Kߎ+7?6~TL?}O> #v$'(DsҵFtpg=M~5L~"J!J8+qQ(P]3n(ܭLLJFloÄokU}r}q׼i˷J?}ܽaZgiܸ}r{Ѵnkߎot; _Rmm06Zu ؏:؏kVc0^t<7E¤n[F,5fɦP27]”c(>f _3W5>Cz=3=LT ߘ"l-*܇=|Bm\4ܲ y|Fy? 34c_4 A}6dg+D8HfDBkvjQX1pjVa5!4'|pr}6&= l{AйuQQ!FQg*ZFlS{}վ{kB}m#rxpbk?Srh>#7=LBK$gL3B{|m =hU>rBsGrNekeT(Őp6"4k_o_Evt~~4:XbJ! !+-3U4%<9+>@eB7|,ߺ%eҌdQd2)2)ʤ5Ckzc~v[{ܰ<(|zb0m#gqznpk[DDhc@ՁKN8}s≘;,=\x?ǝI"l}AbzwE)C_3g O ;D,b$}6`g˯I1EF}5tHiKps~ٷynNA!g.Kti2a&S)r4<_gg/}1&N[,ue:\x;]uln?s+pg^ lDס#Oyߟ M Q,azmioh;1>87n},Fs`H 9 `6!ùf\XƏ[6,unk\D~(~ W/(0:eW([M,@λt-#.s.w O *쓒zzba Px,_c_gاީ8"+o</6૿4hA{nV/Z@vlp8!{H= ϢbE\$SLc)Z©dST5F]޶gծvAU<<Zçg҄,2bt#B, Ӝww*_FJCa܄#EgxÍ؁,{P"vDz9r®@ԇTxY1R`8;W!y`o1\gB wL0BVb$ $,?xt ^A}{$0+, zDL$JIfFfqxzdx>ysݯυ8'*P?k|N?<9KS%Qw"&.0ulh9s<\%nQ|\7xǯ(B`ہm'0*)fXT ],#"4Ur>^*Hf.=g2p|MABlk3b%Ɓ@ 8l&>Z4.]L镸γ}NiVKZс,&,c9Ed``y$*,IY4DQ/EnԛfI,?~nzZ]+1ŗѮ59)ܕosg:ak/}Fɦ,Da7kg*\8WJ


00.30 | 0 komentar | Read More

Sofyan Djalil: Proyek Tanggul 'Garuda' Raksasa Masih Mentah, Baru Gambar

Jakarta -Proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall berbentu garuda raksasa di teluk Jakarta yang dicanangkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikaji ulang oleh para menteri Joko Widodo (Jokowi). Menko Perekonomian Sofyan Djalil menilai. proyek tersebut masih sangat mentah.

"Masih sangat mentah. Giant sea wall itu baru sekedar gambar yang nice to see," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Selasa (9/12/2014)

Sofyan menuturkan, belum ada kajian yang menyeluruh soal proyek tersebut. Baik dari sisi teknis pengerjaan proyek, pengukuran struktur tanah hingga pembiayaan.

"Jadi giant sea wall bukan harga mati. Nanti kita libatkan ahli yang mengerti betul, bahwa proyek yang dibangun akan suistanable. Jangan sampai hanya baik untuk 20 tahun tapi tidak untuk seterusnya," jelas Sofyan.

Ia menambahkan, giant sea wall merupakan bentuk hilir dari keseluruhan proyek. Menurut Sofyan, hal ini belum terlalu mendesak untuk dilakukan. Karena tujuan utamanya adalah sisi hulu.

Jadi, bagaimana membuat area resapan air yang berkapasitas besar, penghijauan di wilayah bukit, pembenahan daerah aliran sungai (DAS). dan pembangunan tanggul penyangga.

"Giant sea wall itu penyelesaian hilir. Tapi hulu tengah kanan kiri kan belum," imbuhnya.

Untuk membuat kajian, pemerintah akan membentuk tim khusus. Rencana akan dilaporkan dalam waktu dekat kepada Presiden Jokowi. Kajian ditargetkan selesai dalam waktu 2 bulan.

"Review tidak lama, yang penting tim ini bekerja," tegas Sofyan.


(mkl/dnl)
00.26 | 0 komentar | Read More

Kenangan Menhan Ryamizard Bersama Marinir: Bangga 2 Kali Bebaskan Tawanan




Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu diangkat menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir. Ryamizard pun bercerita, bersama-sama marinir, ia dan pasukannya pernah membebaskan tawanan saat ikut misi perdamaian ke Kamboja.

"Dalam masa karir saya selama 14 tahun di daerah operasi selalu bersama prajurit termasuk prajurit marinir salah satunya saat bertugas menjadi komandan misi perdamaian ke Kamboja," ujar Ryamizard dalam sambutannya saat upacara pengangkatannya sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir di Mako Marinir, Cilandak, Jaksel, Senin (9/12/2014).

Jenderal (Purn) bintang empat itu pun bercerita, saat ia memimpin pasukan perdamaian tersebut, seorang prajurit marinir hebat menjadi wakilnya, yaitu Letjen TNI Marinir (Purn) Safsen Noerdin. Saat ini, Safsen disebutnya menjadi Duta Besar Indonesia di salah satu negara di Timur Tengah.

"Saya sangat bangga (diangkat sebagai Warga Kehormatan Marinir), saya ini prajurit dari Letnan Dua sampai Kolonel di daerah operasi. Saya sangat bangga bersama prajurit-prajurit pasukan tempur ini," kata Ryamizard saat dikonfirmasi usai upacara pembaretan.

Putra Palembang itu mengatakan, saat misi perdamaian di Kamboja pada 1992-1993 tersebut, prajurit TNI AD bersama marinir menorehkan kesuksesan. Sebanyak 5 kompi pasukan yang dikirimkan Indonesia itu sukses 2 kali membebaskan tawanan.

"Saya 5 kompi (dalam misi perdamaian di Kamboja). 3 kompi dari batalyon saya, 2 kompi dari marinir. Tanya saja dengan orang-orang bagaimana kita dua kali membebaskan tawanan dengan sukses dan berhasil," tutur mantan KSAD itu.

Menurut Ryamizard, setiap kesatuan di TNI punya ciri khas dan penugasan masing-masing. Namun ia membanggakan bahwa Marinir TNI adalah salah satu pasukan marinir terkuat di dunia.Next



(ear/rmd)





00.25 | 0 komentar | Read More

Beli Aplikasi Android, Pengguna Indosat Bisa Potong Pulsa

Jakarta - Indosat menjadi operator seluler pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan carrier billing dengan Google. Dengan demikian, para penggunanya sudah bisa beli aplikasi Android di Google Play Store dengan cara potong pulsa.

Sistem carrier billing ini diklaim akan memberikan kemudahan dan kenyamanan pelanggan dalam pembelian seluruh konten digital yang terdapat di Google Play Store melalui pemotongan pulsa langsung baik di kartu prabayar maupun di tagihan pascabayar pelanggan.

Dalam keterangan yang dikutip detikINET, Selasa (9/12/2014), layanan ini sudah bisa dinikmati sebagian pelanggan seluler Indosat dan akan dibuka secara bertahap selama lima hari ke depan oleh Google kepada seluruh pelanggan Indosat yang berkisar 60 juta.

Carrier billing merupakan metode pembelian aplikasi, konten, game, dan buku yang dipotong langsung dari pulsa pelanggan prabayar (IM3 dan Mentari) atau ditagihkan dalam tagihan pelanggan pascabayar Indosat (Matrix).

Pembelian konten digital menggunakan pulsa ini berlaku bagi pengguna smartphone dengan operating system Android yang memungkinkan pelanggan Indosat untuk melakukan pembelian konten digital dengan mudah dan nyaman.

Pelanggan harus memiliki Google Account terlebih dahulu dan sign-in dengan menggunakan account tersebut. Dan pada pilihan 'Payment Option' pilih 'Enable Indosat Billing', maka untuk selanjutnya metode tersebut yang akan digunakan sebagai metode pembayaran.

Setiap pembelian konten digital melalui pemotongan pulsa IM3 atau Mentari ataupun ditagihkan melalui tagihan Matrix pelanggan, harganya akan ditambahkan pajak 10%, sehingga harga yang dikenakan kepada pelanggan akan lebih tinggi 10% dari harga yang tertera di Google Play Store.

“Kami berharap layanan ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan untuk melakukan pembelian aplikasi, konten, game dan buku melalui telepon seluler mereka tanpa perlu menggunakan kartu kredit atau kartu debit,” kata President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli.

Menurutnya, sistem Carrier Billing memberikan pilihan pembayaran yang mudah dan nyaman dibanding menggunakan metode pembayaran konvensional dengan kartu kredit atau kartu debit.

"Hal ini sangat penting karena masyarakat yang belum menggunakan layanan perbankan di Indonesia jumlahnya masih sangat besar saat ini. Sehingga dengan metode ini memungkinkan lebih banyak pelanggan untuk menikmati kenyamanan dalam melakukan pembelian di Google Play Store," tandas Alex. (rou/rns)

00.05 | 0 komentar | Read More

Digiring ke Rutan, Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin: Saya Tawakal Saja

Written By empapat on Rabu, 03 Desember 2014 | 00.24




Selasa, 02/12/2014 23:59 WIB









Jakarta - Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron digelandang oleh penyidik ke rutan usai menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyelidik KPK. Fuad tak ingin berkomentar mengenai kasus suap yang menjeratnya.

Selasa (2/12/2014), Fuad keluar dari gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sekitar pukul 23.40 WIB. Fuad yang mengenakan rompi tahanan warna oranye itu tak banyak membuka mulut.

"Saya tidak mau berkomentar, saya tawakal saja," ucap Fuad yang mengenakan peci warna hitam.

Sesaat sebelum Fuad keluar, Rauf yang merupakan perantara dari Direktur PT Media Karya Sentosa (PT MKS) Antonio Bambang Djatmiko, telah lebih dahulu keluar ruangan dan masuk ke mobil tahanan. Setali tiga uang, Rauf juga bungkam.

Saat Fuad dicecar oleh awak media, ada seseorang yang berteriak-teriak. Dia menyebut jika Fuad sedang sakit.

"Sudah, sudah. Bapak sakit, bapak sakit!" ucap lelaki itu.

Belakangan diketahui bahwa lelaki itu adalah anak dari Fuad yaitu Makmun Ibnu Fuad. Makmun kini menjabat sebagai Bupati Bangkalan menggantikan tahta ayahnya yang kini menjadi Ketua DPRD Bangkalan.

Fuad ditangkap KPK di kediamannya di Bangkalan, Madura. Penangkapan itu merupakan penelusuran sebelumnya ketika KPK menangkap Rauf seorang perantara dari Antonio yang memberi suap ke Fuad. Selain itu, ada pula seorang oknum TNI AL yaitu Koptu Darmono yang diduga sebagai perantara dari Fuad. ‎Penyuapan itu terkait dengan jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Bangkalan.


(dha/kha)










00.24 | 0 komentar | Read More

Kejar Pajak IMB, Ahok bakal Kerahkan Google Street View

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mewajibkan semua pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang dipimpinnya melek smartphone. Ini adalah bagian dari upayanya mendorong Jakarta menjadi smart city.

"Kami percaya Jakarta akan jadi smart city pertama di Indonesia. Sebagian besar area akan diliputi fiber optik. 4G sudah akan mulai dan Jakarta juga akan dilengkapi banyak CCTV," ujarnya di Balai Agung Provinsi DKI Jakarta, Selasa (2/12/2014).

Upaya membentuk smart city sudah dimulai sejak sekarang. Ahok pun menggandeng sejumlah perusahaan teknologi. Sebut saja kolaborasi dengan Twitter yang hari ini merilis Petajakarta.org yang bisa digunakan untuk penyebaran informasi siaga banjir secara cepat melalui situs mikroblogging tersebut.

Para pejabat Pemprov DKI Jakarta juga diminta menggunakan aplikasi khusus dan harus melaporkan kegiatan mereka per harinya.

Selain berfungsi sebagai alat merespons laporan warga secara real time, aplikasi ini juga memudahkan untuk melacak posisi para pegawai sehingga tak bisa mangkir dari tugas.

Ke depannya, Ahok juga akan memperluas kerjasama dengan Google. Dengan memanfaatkan Google Street View, Ahok berencana 'mengintai' rumah para pegawainya agar tidak terjadi kecurangan.

"Misalnya pejabat ini rumahnya dua lantai, rupanya tidak sesuai dengan data IMB. Kita mau expand kerjasama dengan Google, bisa saya cocokkan dengan data, bisa ketahuan nih pajak yang kamu bayar gak sesuai dengan luas tanah rumah kamu. semua gak ada rahasia di Jakarta," tegasnya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Agus Bambang S menjelaskan, nantinya akan ada sosialisasi penggunaan aplikasi buatan lokal bernama Qlue yang bisa di-download di Google PlayStore.

"Ini aplikasi untuk pelaporan warga. Misalnya kamu motret sampah, terkirim informasinya beserta lokasi. Para pegawai kami juga punya aplikasi khusus untuk menerima laporan. Nah, ketika itu muncul maka langsung direspons. Petugas yang berada di wilayah terdekat harus langsung bergerak," papar Agus.

Dikatakan Agus, pada 12 Desember mereka akan mengumpulkan semua lurah untuk mensosialisasikan penggunaan ini. Targetnya, Januari tahun depan semuanya sudah memanfaatkan. (rns/ash)

00.05 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger