Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Usai Diperiksa, BW: Saya Dizalimi dan Direkayasa!

Written By empapat on Rabu, 04 Februari 2015 | 00.24




Rabu, 04/02/2015 00:12 WIB









Jakarta - Wakil ketua KPK Bambang Widjojanto akhirnya ke luar dari ruang pemeriksaan di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. Bambang yang diperiksa hampir 11 jam itu, kembali menegaskan kasusnya adalah rekayasa.

"Ada proses rekasaya dan saya sebut eksplist. Kami hormat memang begitu situasinya, dalam jawaban (pemeriksaan) saya katakan begitu," kata Bambang usai ke luar dari ruang pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (3/2/2015).

Rekayasa dimaksud adalah soal tuduhan perintah memberikan keterangan palsu kepada saksi saat Bambang masih menjadi pengacara dalam sidang Pilkada MK tahun 2010. Pihak Baresrim menggali hal itu dalam pemeriksaan yang berlangsung 13.00-23.30 WIB.

"Kami menghormati proses di sini, tapi saya merasa dizalimi dan rekayasa," ucap Bambang tak merinci detail rekayasa dimaksud.


(bal/ahy)










00.24 | 0 komentar | Read More

Mengejar 'Ikan-Ikan Licin' di Dunia Maya

Jakarta - Internet telah jadi lahan subur untuk beriklan. Namun sayangnya, iklan di ranah internet Indonesia kebanyakan datang dari luar negeri. Hal ini tentu menyulitkan pemerintah untuk mengejar pajak dari mereka.

"Soal pajak e-commerce, banyak iklan-iklan yang berseliweran tapi nggak punya PT (perusahaan) di sini. Berarti tanpa pajak. itu sebetulnya atas masukan dari industri, menurut mereka itu sebenarnya bisa jadi subyek pajak," kata Menkominfo Rudiantara di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Lantas bagaimana cara mengenakan pajaknya jika perusahaannya tak ada di sini? "Itu masih dibicarakan dengan Menteri Keuangan. Belum tahu bentuknya seperti apa, tapi yang jelas itu subyek kepada pajak," jawab menteri.

Rudiantara sendiri belum bisa memastikan nilai pajak yang bisa dikenakan. Namun dari masukan yang diterimanya, pajak dari iklan tersebut bisa sangat signifikan besarnya. "Saya belum tahu nilainya berapa. Saya dapat masukan dari industri yang biasa bekerja di bidang periklanan," ujarnya.

"Ada orang pasang iklan, mereka tahu pasar di Indonesia besar, seperti Facebook, Yahoo, mereka itu tahu Indonesia itu pasarnya sangat besar. Dan itu iklannya dipasangnya ke luar, bayarnya ke luar, dan nggak ada subyek pajak ke Indonesia."

Menteri yang akrab disapa Chief RA ini pun menegaskan, Kementerian Kominfo tidak perlu membuat aturan seperti itu. "Karena itu dari sisi pajak, fiskal. Makanya yang rapat dengan kami itu Kemenkeu," ucapnya.

"Ini seperti megang ikan, kalau dipegang terlalu kencang mati, kalau terlalu kendor lari itu ikan. Nah sekarang itu ikan-ikannya sedang lari di dunia maya sana. Tapi jangan sampai mati juga," imbuh menteri coba berilustrasi.Next



(rou/rou)
00.05 | 0 komentar | Read More

Yahoo Indonesia

Written By empapat on Rabu, 28 Januari 2015 | 00.30


Greek fears send European stocks sliding again


Intensifying anxiety over Greece sent European stock markets lower Tuesday, with the new government set on a collision course with creditors over plans to renegotiate its enormous bailout, analysts said. London's benchmark FTSE 100 index of top companies fell 0.99 percent to 6,784.61 points in mid-afternoon trading, as investors also digested data showing Britain's economic growth slowed to 0.5 percent in the fourth quarter of 2014. New Greek Prime Minister Alexis Tsipras unveiled his anti-austerity coalition administration, bringing together his radical left-wing party with a small party on the nationalist right, after a stunning election win that sent shockwaves through Europe. Tsipras declared Sunday that Greece is "leaving behind disastrous austerity" and the so-called troika of creditors "is finished", in reference to the country's international lenders the European Union, the International Monetary Fund and the European Central Bank.


00.30 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar



LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:








Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor: Okky Herman Dilaga


00.30 | 0 komentar | Read More

Rapat Sempat Tegang, Anggota DPR 'Ribut' Soal Lokasi Smelter Freeport

Jakarta -Rapat kerja antara Komisi VII DPR-RI dengan jajaran Menteri ESDM sempat diwarnai suasana menegangkan di sesi terakhir rapat yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB ini.

Para anggota DPR sempat adu mulut, mengenai perdebatan lokasi pembangunan pabrik permurnian mineral (smelter) Freeport, ada yang mendesak harus di Papua dan sebagian yang mendesak dibangun di luar Papua.

Suasana tegang ini berawal ketika membahas kesimpulan rapat, dalam draf awal komisi VII berbunyi mendesak menteri ESDM dalam proses renegosiasi kontrak dengan Freeport Indonesia untuk tetap berpegang pada kepentingan nasional yang ditujukan dengan pembangunan smelter

"Ini rakyat Papua sudah menunggu lama kenapa nggak dibangun di Papua saja, kita kunci di situ kita bulatkan bahwa pembanguan smelter di Papua," kata Tony Wardoyo dari fraksi PDIP dengan nada datar.

Namun permintaan ini langsung disambar oleh Totok Daryanto dari PAN. "Bangun smelter ini kan kewajiban yang tercancum dalam kontrak karya, ini kewajiban membangun smelter jangan diributkan di Papua atau di Gresik," tegas Totok.

Merasa aspirasinya dimentahkan, Tony langsung angkat bicara, bahkan menyampaikan pernyataan dengan dana tinggi dan tetap ngotot.

"Provinsi Papua ini adalah kawasan yang memperoleh dampak langsung dari tambang Freeport tolong lah pakai logika yang sehat," katanya dengan nada ngototNext



(hen/dnl)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.26 | 0 komentar | Read More

Karyawan PD Doa Bersama Sanggah Kesaksian Polisi di Persidangan




Rabu, 28/01/2015 23:53 WIB





Yudhistira Amran Saleh - detikNews


Halaman 1 dari 2





Jakarta - PN Jakarta Utara tengah menyidangkan kasus pencurian air bersih milik PT Palyja oleh 2 orang warga Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka adalah Fabian Effendi Bin Effendi yang merupakan pemilik PD Doa Bersama dan karyawannya, Junaidi Maruapey.

Polisi yang menyelidiki kasus tersebut, Thomson Pakpahan dalam kesaksiannya mengatakan, kondisi penampungan PD Doa Bersama jika dilihat dari atas tampak diam. Artinya, menurut Thomson, penampungan tersebut tidak aktif alias tidak digunakan untuk melakukan penyulingan.

"Itu atas pengakuan dari petugas gudang PD Doa Bersama bernama Eko. Dan atas pengecekan memang (penyulingan) kondisinya dilihat dari atas diam," katanya dalam persidangan di PN Jakarta Utara, Jl RE Martadinata, Selasa (27/1/2015).

Dari hasil penyelidikannya, PD Doa Bersama hanya memiliki 1 sumber air meskipun mereka memiliki 2 instalasi pengolahan air atau water treatment plan (WTP). Setelah ditampung, air tersebut dijual kepada penduduk di sekitar wilayah Jakarta Utara menggunakan tangki air.

Effendi telah mengakui bahwa pihaknya memang memasang saluran pada pipa milik PT Palyja. Namun terdakwa kedua, Junaidi membantah hal tersebut. Ia mengungkapkan keberatannya usai saksi Thomson bersaksi dalam persidangan.

"Keberatan, karena saat penangkapan penyulingan air kali di 2 penampungan sedang aktif," sanggah Junaidi.

Namun sidang yang dipimpin oleh hakim Abdul Rosad diskors setelah mendengarkan keterangan 2 saksi. Sidang akan dilanjutkan minggu depan masih dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Menurut Jaksa Penuntut, Yan Ervina, terdakwa terancam hukuman 7 tahun penjara.Next



(kff/bar)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.







00.24 | 0 komentar | Read More

Acer One 10, Laptop Hybrid Harga Tak Selangit








Fotografer - Anggoro Suryo Jati



Selasa, 27/01/2015 19:12 WIB







Acer coba menggebrak pasaran dengan merilis notebook hybrid berharga murah. Acer One 10, demikian namanya, mempunyai bentuk layaknya netbook 10 inch yang populer beberapa tahun yang lalu. Seperti apa penampakannya?









Sponsored Link









Sponsored Link








00.05 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger