Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

Written By empapat on Rabu, 11 Maret 2015 | 00.29



LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:








Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor: Okky Herman Dilaga


00.29 | 0 komentar | Read More

Jokowi Siapkan Insentif Pajak untuk Perusahaan Asing

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan insentif pajak kepada perusahaan penanaman modal asing (PMA) asalkan dividen (keuntungan) diinvestasikan kembali ke Indonesia. Hal ini untuk mencegah repatriasi atau kembalinya modal besar-besaran pada periode tertentu yang kerap mengguncang kurs rupiah terhadap dolar AS.

"Akan memberikan tax incentive (insentif pajak) kepada perusahaan asing yang menanamkan kembali dividennya di Indonesia. Bulan ini akan dikeluarkan PP (Peraturan Pemerintah) dalam bentuk tax incentive," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil usai rapat dengan Presiden Jokowi bersama BI dan OJK di Kantor Presiden, Komplek Istana, Jakarta, Selasa (10/3/2015)

Ia mengatakan selama ini PMA setelah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan, maka dividen dibagikan kemudian dikembalikan ke negara asal atau perusahaan induk. Pada saat proses pengembalian ini lah terjadi kebutuhan dolar yang besar, sehingga berdampak pada kurs rupiah.

"Kita berikan insentif supaya dividen bertahan di dalam negeri. Kemudian iklim pasar modal supaya perusahaan mempercepat go public, itu akan masuk investasi untuk menutup defisit current account (transaksi berjalan)," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan potensi re-investasi dari kebijakan insentif pajak ini cukup besar. Hal ini untuk mencegah PMA membayar dividen kepada pemilik saham di luar negeri.

"Tapi kalau ada insentif pajak di sini kemudian mereka bisa menjustifikasi ini kesempatan kalau mere-invest ini maka akan mendapatkan tax incentive," katanya.

Ia mengatakan biasanya dana keluar terjadi pada Juni-Juli yang membutuhkan dolar banyak. Periode waktu tersebut sebagai waktu pembayaran dividen bagi perushaan asing yang beroperasi di Indonesia.Next



(mkl/hen)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.26 | 0 komentar | Read More

Jembatan Gantung di Lebak Putus, Puluhan Bocah SD Jatuh ke Sungai




Lebak, - Jembatan gantung yang menghubungkan antara kampung Pasir Eurih, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga dengan kampung Sinday, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kebupaten Lebak, Banten putus, Selasa, (10/3/2015).

Informasi yang dihimpun detikcom, putusnya jembatan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat para bocah SD berangkat sekolah dari Desa Tambak, Kecamatan Cimarga menuju SDN 1 Pajagan yang berada di Desa Pajagan, Kecamatan Sajira.

"Sebanyak 46 siswa SD dan sepasang suami istri yang sedang boncengan di motor jatuh dan mengalami luka-luka. Pasangan tersebut bernama Hendrik dan istrinya Masyithoh," tutur Yanto, seorang warga Pajagan yang masih berjaga di tenda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak.

Sementara itu, Fahrudin, Kepada Desa Tambak, Kecamatan Cimarga menuturkan bahwa seluruh korban yang merupakan warganya tersebut seluruhnya selamat.

"Hanya seorang yang parah dan dilarikan ke RSUD Ajidarmo Lebak karena mengalami benturan di bagian wajah dan beberapa giginya rontok," ungkapnya.

Hingga dini hari ini, para aparatur desa dan dibantu pihak Polsek Cimarga masih berada di lokasi kejadian untuk mengantisipasi warga yang ada keperluan mendadak dengan menyebrangkannya menggunakan perahu karet yang disediakan BPBD Lebak.

"Takutnya ada yang mau melahirkan atau kecelakaan maka kami bersiaga untuk membantunya nyeberang pakai perahu karet," tandas Fahrudin.




(fjr/fjr)










Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.24 | 0 komentar | Read More

5 Aplikasi Edit Video Pilihan di Smartphone

Jakarta - Tren menonton video di Youtube memang semakin meningkat. Survei yang dilakukan pihak Telkomsel memperlihatkan 1 dari 5 orang menonton Youtube. Menariknya, peningkatan tersebut berimbas semakin banyaknya orang yang upload video di Youtube.

Menurut Aries Sudewo, General Manager Digital Lifestyle Telkomsel, hadirnya smartphone turun mempengaruhi jumlah peng-upload video di Youtube. Sekarang ini, kata Aries, smartphone mampu merekam sekaligus mengedit dengan mudah.

“Spesifikasi smartphone dapat menggantikan komputer untuk melakukan pengeditan video,” ujar Aries dalam acara Ngopi Bareng detikINET dan Telkomsel yang berlangsung di Blitzmegaplex Pacific Place, Selasa (10/3/2015).

Lebih lanjut Aries mengatakan, saat ini ada banyak aplikasi editing yang dapat diunduh di toko aplikasi. Aries menyebutkan, ada lima aplikasi terbaik yang bisa digunakan.

Apa saja? Berikut daftarnya yang mungkin bisa menjadi pilihan Anda jika ingin memodifikasi video:

1. VivaVideo: Free Video Edito

2. Kine MasterNext



(fyk/fyk)
00.05 | 0 komentar | Read More

Yahoo Indonesia

Written By empapat on Rabu, 04 Maret 2015 | 00.30


UK's Cameron says child sex abuse to be classified "national threat"


By William James LONDON (Reuters) - British Prime Minister David Cameron said tackling child sexual abuse was a national priority on a par with organised crime on Tuesday, announcing measures to prevent systematic abuse. Britain has been rocked by a series of child sex abuse revelations, including a case in Rotherham, northern England, where some 1,400 children, some as young as 11, were abused by gangs of men. "I've just spent half an hour with some of the survivors of abuse in Rotherham and these are stories that are going to stay with me forever. They are absolutely horrific," Cameron said at a meeting of victim groups, police and child protection experts held in his official London residence.


00.30 | 0 komentar | Read More

Kredit Macet Tinggi, KUR Dipangkas 30% dan Tak Libatkan Lagi BPD

Jakarta -Besarnya angka kredit macet alias non performing loan (NPL) pada program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2014, membuat pemerintah memangkas penyaluran KUR di 2015. Tahun lalu tingkat kredit macet mencapai 4,2%.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyatakan, target penyaluran KUR tahun ini hanya Rp 20 trilun atau berkurang 30% dari tahun lalu yang mencapai Rp 30 triliun.

"NPL kemarin kan besar. Sekarang makanya difokuskan (Rp 20 triliun)," kata Puspayoga usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Untuk menekan kredit macet tersebut, pihaknya juga mengubah pola pendistribusian penyaluran KUR. Perubahan pola terutama terkait penunjukan bank-bank pelaksana penyaluran KUR.

Ia mengatakan tahun ini, pihaknya tidak lagi melibatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) alasannyan dari data yang dihimpun, kredit macet untuk KUR banyak terjadi BPD.

"BPD nggak dilibatkan lagi. Karena selama ini NPL-nya tinggi," tegasnya.

Saat ini, pihanya sendiri sudah menunjuk 3 Bank Pelaksana yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri.

Dengan tiga Bank ini saja ia mengaku sudah cukup memenuhi target pencairan KUR Rp 20 triliun. Ketiga bank BUMN ini telah memiliki jangkauan yang luas secara nasional sehingga dianggap cukup mumpuni untuk menggarap program KUR.

"BRI itu punya 10.000 cabang loh di Indonesia. Jadi saya pikir ini sudah cukup," katanya optimis.


(dna/hen)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.26 | 0 komentar | Read More

BlackBerry Leap Diam-diam Muncul di Barcelona

Barcelona - BlackBerry tentu tak mau tenggelam di tengah pesta Mobile World Congress 2015 di Barcelona. Setelah memasok solusi keamanan enterprise untuk Samsung Knox, vendor ini diam-diam merilis smartphone terbarunya yang diberi nama BlackBerry Leap.

BlackBerry Leap memang tak terlalu populer karena hadir di saat Samsung merilis seri Galaxy S6 dan HTC yang baru saja menghadirkan One M9. Apalagi ponsel ini cuma ditujukan kepada konsumen gadget kelas menengah.

Mengusung bentang layar HD 5 inch dengan kerapatan pixel mencapai 294 ppi, di sektor desain BlackBerry Leap mengusung desain unibody dengan cover belakang bertekstur lembut.

Daftar spesifikasi kelas menengah yang ditawarkan oleh Leap memang tidak mewah. Pengguna harus puas dengan prosesor dual core 1,5 GHz Snapdragon S4. Untungnya, RAM yang diberikan cukup besar, yakni 2 GB.

BlackBerry juga menyematkan memori internal 16 GB dengan slot microSD up to 128 GB. Untuk pasokan daya, perangkat yang memiliki dimensi 144 x 72,8 x 9,5 mm dan berat 170 gram ini disematkan baterai berkapasitas 2.800 mAh.

Perusahaan Kanada ini mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 25 jam dengan pemakaian yang intensif. Berbicara soal fitur, pengguna akan dimanjakan dengan kamera utama 8 megapiksel dengan LED Flash.

Soal harga, BlackBerry Leap seperti detikINET kutip GSMArena, Selasa (3/3/2015), dibanderol USD 275 atau sekitar Rp 3,6 juta. Ponsel ini katanya akan mulai beredar di pasar global sejak April 2015.

(rou/rou)

00.05 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger