Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Perlindungan Maksimal dengan Investasi Terjamin

Written By empapat on Rabu, 23 April 2014 | 00.26

Jakarta -Terlepas dari muda atau tua, alangkah baiknya jika Anda sudah memikirkan bagaimana melindungi diri Anda dan keluarga, sekaligus berinvestasi sedini mungkin. Ketika Anda masih berpenghasilan aktif, mungkin Anda belum merasakan kebutuhannya akan perlindungan jiwa dan investasi. Tapi sadarkah Anda bahwa kejadian tidak terduga seperti sakit atau meninggal dunia bisa menimpa siapa saja dan jika hal tersebut terjadi maka biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Tanpa berinvestasi sedini mungkin, dana keuangan yang kita miliki mungkin tidak cukup dan tidak bisa melawan laju inflasi. Salah satu cara untuk mengembangkan dana yang Anda miliki adalah dengan berinvestasi.

Belum terlambat jika Anda memulainya sekarang. Lindungilah diri Anda dan keluarga serta kembangkanlah keuangan Anda sedini mungkin. Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi esok hari. Berinvestasi pada bursa saham dan pasar uang lainnya merupakan salah satu cara untuk menikmati imbal hasil yang maksimal. Namun gejolak pasar dan kondisi ekonomi yang tak menentu membuat investasi pada pasar saham cukup berisiko. Sebagai pemilik dana tentu Anda khawatir, bagaimana jika nilai investasi yang kita beli tiba-tiba turun?

Di sinilah kecermatan Anda dalam memilih produk yang tepat untuk melindungi diri Anda dan keluarga sekaligus memaksimalkan dana investasi Anda. Tidak hanya itu, perhatikan juga kredibilitas perusahaan produk keuangan yang Anda pilih. Bagi Anda yang ingin memiliki perlindungan diri sekaligus berinvestasi tanpa rasa was-was, 80% Guaranteed Fund dari AXA bisa jadi pilihan.

Keunikan 80% Guaranteed Fund terletak pada kemampuannya untuk memberikan jaminan perlindungan dana investasi sebesar 80% dari Nilai Aset Bersih (NAB) harian tertinggi sejak fund diluncurkan. Sekalipun kondisi pasar sedang tidak menentu, 80% Guaranteed Fund tetap akan melindungi nilai dana investasi Anda.

Dengan demikian, investasi Anda pun berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih maksimal dan stabil. Apalagi 80% Guaranteed Fund juga memberikan manfaat eksklusif lainnya yaitu perlindungan jiwa dan kesehatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Inilah solusi paling tepat bagi Anda yang menginginkan perlindungan diri dengan investasi terjamin.

Ketahui lebih banyak mengenai manfaat dan keunggulan 80% Guaranteed Fund dengan mengunjungi http://bit.ly/1g1lYvu


(adv/adv)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.26 | 0 komentar | Read More

Ruang Rawat Intensif Anak di 2 RSUD Milik DKI Ini akan Ditambah




Selasa, 22/04/2014 23:59 WIB





Ropesta Sitorus - detikNews





Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menambah jumlah ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di Rumah Sakit Umum Daerah di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan jumlah ruangan perawatan intensif khusus untuk anak-anak saat ini masih sangat minim.

Ahok mengatakan, rencananya ruang PICU akan ditambah paling tidak di dua RSUD di Jakarta. "Kami rencananya akan bangun di RS Koja sama di RS Pasar Minggu," kata dia di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/4).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengakui, penambahan ruang perawatan tersebut tergolong terlambat. Padahal dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan ruang tersebut bagi anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga tidak mampu, semakin meningkat.

"Kami sebenarnya agak terlambat, beberapa tahun sudah tak memperhatikan itu," kata dia.

Penambahan PICU merupakan bagian dari proyek upgrade RSUD Koja. Rencananya di rumah sakit tersebut ada sekitar 20 unit PICU yang akan ditambah dari sebelumnya hanya 6 unit. Rumah sakit umum ini pun akan menambah ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dari 8 menjadi 24 unit dan ruang ICCU (Intensive Critical Care Unit) dari 10 tempat tidur menjadi 30 tempat tidur.


(ros/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .





Sponsored Link




00.24 | 0 komentar | Read More

Menerawang Google Glass Lebih Dekat








Fotografer - Achmad Rouzni Noor II



Selasa, 22/04/2014 18:29 WIB







Google Glass bisa dibilang fenomenal dan revolusioner. Namun sayang, harganya belum ramah kantong. Seperti apa penampakannya dari dekat, langsung saja kita terawang lebih detail kacamata seharga Rp 20 juta berikut ini.









Sponsored Link







10
00.06 | 0 komentar | Read More

Marcelino Lefrandt, Cipta Superhero Khas Indonesia  

Written By empapat on Rabu, 16 April 2014 | 00.30










00.30 | 0 komentar | Read More

Walker Yakin Tottenham Masuk Empat Besar

LONDON, KOMPAS.com - Bek Tottenham Hotspur, Kyle Walker, percaya diri bila timnya akan menempati urutan empat besar musim ini di Premier League. Menurut Walker, kualitas Tottenham musim ini menjadi jaminan mampu bersaing dalam perebutan tiket ke Liga Champions, musim depan.

Spurs baru saja menelan kekalahan menyakitkan 0-3 dari West Ham United, di Stadion White Hart Lane, Minggu (6/10/2013). Kekalahan tersebut membuat Tottenham terlempar dari empat besar dan kini menduduki urutan keempat dengan selisih hanya tiga poin dari pemimpin klasemen, Arsenal.

"Sebenarnya, masih terlalu dini berbicara mengenai posisi akhir klasemen. Tetapi, jika kami mampu mempertahankan kekuatan kami, aku rasa tak ada alasan mengapa kami tidak bisa mencapai empat besar," kata Walker dilansit Daily Mirror.

"Kami membuat banyak perubahan di skuad selama musim panas. Tetapi, semua pemain yang datang mampu menyatu dengan baik bersama para pemain lain. Semua pemain saling membantu satu sama lain," lanjutnya.

"Kami telah mendatangkan kualitas seluruh skuad dan semakin kami terbiasa bermain sebagai sebuah tim, maka semakin baik hasil yang akan kami dapatkan," tutup Walker.

00.29 | 0 komentar | Read More

Mobil Listrik Nasional Belum Bisa Diproduksi Massal

Jakarta -Para pencipta atau peneliti Indonesia telah mampu menciptakan purwarupa atau prototype mobil listrik berbagai tipe, sebagai bagian dari penelitian. Sedangkan untuk mencapai tahap produksi massal hingga dikomersialkan masih memerlukan waktu.

"Karena ilmuwan cuma bisa bikin sampai purwarupa nggak bisa sampai seribu (produksi massal). Itu urusan industri," kata Deputi Bidang Pembedayagunaan Iptek Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Pariatmono di acara Leader's Forum di Kantor BPPT, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Pariatmono mengatakan belum ada landasan hukum yang mengatur pengembangan mobil listrik. Akibatnya proses pengujian hingga sertifikasi berjalan lambat.

"Dicoba di jalan atau test drive. Kalau selamat nggak apa-apa. Kalau tabrak siapa yang nanggung. Dia nggak bayar STNK. Itu untuk asuransi. Kalau masih purwarupa nggak ada yang ganti. Jadi perlu ada asuransi teknologi. Pas kasih asuransi bagaimana landasan hukumnya?," jelasnya.

Masalah birokrasi ini tentu saja bukan menjadi urusan yang harus ditanggung para pencipta mobil listrik. "Ilmuwan kita dibebani masalah administrasi. Kalau memang perlu. Jadi ada banyak peraturan yang harus kita gulirkan," jelasnya.

Di tempat yang sama, Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Koordinasi Industri, Inovasi Teknologi dan Kawasan Ekonomi Edy Putra Irawady menjelaskan pemerintah terus berupaya melahirkan dan mendorong prototype mobil listrik yang bisa masuk tahap sertifikasi. Saat ini, belum ada prototype yang layak untuk masuk sertifikasi hingga produksi massal.

"Kita dorong prototype, belum skala industri. Kemenristek masih uji coba konsep mobil listrik. Karena harus lengkap semua. Stasiun charger bagaimana standarnya. Sekarang belum tergambar. Terus insentifnya bagaimana," jelasnya.

Dengan menghasilkan purwarupa yang layak diproduksi dan tidak sekedar meniru pabrikan dunia, maka mobil listrik Indonesia bisa bersaing. Selain itu, perlu juga disiapkan industrialisasi komponen yang bisa mendukung produksi mobil listrik nasional.

"Konten impor, block mesin masih impor. Kita belum punya teknologi. Kita masih merakit. Temukan karakter brand Indonesia kalau nggak nanti ikutan prinsipal saja," katanya.


(feb/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


00.26 | 0 komentar | Read More

Jokowi Protes Namanya di Soal UN, Mendikbud: Saya Juga Protes




Selasa, 15/04/2014 17:40 WIB








Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) protes namanya muncul di soal Ujian Nasional (UN) 2014 tingkat SMA. Menanggapi hal itu, Mendikbud M Nuh mengaku dirinya juga memprotes hal itu.

"Saya juga protes sebenarnya, jangan kira saya senang. Sama sekali saya juga nggak suka juga ada soal begitu," kata M Nuh di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (15/2/2014).

"Untuk itu kami selidiki duduk perkaranya apakah keteledoran apa kesengajaan. Dipikir saya seneng gitu, saya sedih juga," imbuhnya.

M Nuh sudah meminta timnya untuk menyelidiki tim pembuat soal terkait hal itu. Namun, pembuatan soal UN tersebut sudah dilakukan jauh sebelum Jokowi mendeklarasikan diri sebagai capres PDIP.

"Kalau dari sisi pelaksanaan sudah bagus, kan hampir nggak ada keluhan dari sisi pelaksanaan tapi gara-gara ada kejadian itu, apa yang sudah kita bangun yang jauh lebih bagus jadi kena dis. Jadi sama saya juga nggak etis. Dari situ kami akan lakukan penyelidikan, investigasi," paparnya.

Sebelumnya, Jokowi mengaku keberatan namanya tercantum di soal UN. Dia mempertanyakan maksud namanya muncul di soal UN. Dia menduga hal itu dilakukan untuk menjelekkan namanya atau ada yang menjebak dirinya.


(dha/sip)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .





Sponsored Link




00.24 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger